oleh

Pembagian Paket Obat dan Vitamin Bagi Warga Isoman

KOTA PEKALONGAN – Pemerintah bersama aparat TNI dan Polres Pekalongan Kota membagikan paket obat dan vitamin gratis bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Pendistribusiannya dilakukan dengan pengantaran langsung ke rumah warga isoman (door to door) oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0710/Pekalongan, Mayor Inf Raji mengungkapkan, pembagian paket obat dan vitamin dilakukan per kecamatan. Menurutnya, terdapat 632 paket obat dan vitamin yang akan dibagikan untuk seluruh warga isoman di Kota Pekalongan. Ratusan paket tersebut dibagi menjadi paket 1, paket 2, dan paket 3.

“Adapun untuk paket 1 kotak biru diperuntukkan bagi warga isoman tanpa gejala, kemudian untuk setiap paket II (kotak hijau) terdiri dari 5 macam obat diperuntukan bagi warga isoman dengan keluhan panas dan anosmia (kehilangan rasa penciuman). Paket III diperuntukkan bagi warga isoman dengan keluhan panas, anosmia, dan disertai batuk,” beber Kasdim Raji saat pembagian paket obat dan vitamin di Kecamatan Pekalongan Selatan, Rabu (4/8/2021).

Baca Juga  Firdaus: SMSI Dengan Ribuan Jaringan Media Siber Tersebar Di Seluruh Indonesia

Salah seorang warga isoman di Kelurahan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Nurjanah, mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian TNI dan Polri kepada warga.

“Senang diperhatikan, dan dapat obat, serta vitamin dari bapak TNI”, imbuh Nurjanah.

Infus Gratis

Aksi sosial juga dilakukan oleh Gerakan Pemuda Amanah (Gema) dan Dapur Peduli, berupa kegiatan pembagian tabung oksigen dan fasilitas infus bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19.

Koordinator Dapur Peduli, Hamid Alkaff mengungkapkan, aksi sosial tersebut bermula dari pengamatannya pada kesulitan yang dihadapi oleh warga isoman untuk mendapatkan tabung oksigen, dan alat serta cairan infus.

Baca Juga  Menparekraf Ajak Menlu Singapura Bahas Travel Bubble

“Kondisi badan para isoman yang lemah dan sulit untuk mengonsumsi makanan. Bahkan susu pun sulit untuk mereka telan, sehingga mereka membutuhkan infus agar segar kembali,” terang Hamid, saat dikonfirmasi di poskonya, Rabu (4/8/2021).

Tak hanya fasilitas infus, vitamin atau pereda nyeri juga disediakan. Tentunya didasarkan pada hasil konsultasi dengan dokter.

“Kami juga menyiapkan dokter profesional untuk konsultasi dan empat nakes untuk membantu di lapangan atau memasangkan infus,” jelas Hamid.

Hamid menyebutkan, pihaknya menyiapkan 30-40 kantong infus setiap hari. Bantuan tersebut didukung penuh oleh Pekalongan Tanggap.

Baca Juga  Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Ditambahkan, warga Pekalongan yang membutuhkan infus gratis dapat menghubungi Dapur Peduli, melalui nomor 085727852095. Syaratnya mudah, yakni melampirkan foto KTP dan bukti hasil tes usap antigen atau PCR.

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan apresiasi dan dukunggannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat tersebut. Dirinya berharap, langkah-langkat tersebut dapat membantu mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah,kami sampaikan juga kepada komunitas dan organisasi, seperti Komunitas Dapur Peduli yang sudah mau turun langsung ke lapangan, dan bergerak cepat membantu warga isoman yang membutuhkan tabung oksigen, obat-obatan dan infus gratis,” pungkas Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya. (*/cr1)

Sumber: banten.siberindo.co

News Feed