oleh

Disdikbud Jateng Ajak Siswa untuk Jalani Vaksinasi Covid-19

SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah terus mendorong siswa SMA, SMK, dan SLB untuk bersedia menjalani vaksin. Hal itu bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Disdikbud Provinsi Jateng Suyanta, mengimbau pelajar SMA, SMK, dan SLB di seluruh provinsinya untuk bersedia divaksin.

“Kepada anak-anak SMA, SMK, SLB seluruh Jawa Tengah mari kita bersama-sama mengikuti vaksinasi Covid-19,” kata Suyanta dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat (6/8/2021).

Menurutnya, dengan mengikuti vaksinasi itu, maka akan tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity. Dengan demikian, hal itu sama saja membuka peluang agar terwujudnya pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca Juga  SMSI Gelar Bhakti Sosial Bangun Jalan dan Sarana Sanitasi

“Yang nantinya, proses pendidikan yang namanya belajar tatap muka akan segera terwujud,” lanjut Suyanta.

Oleh karena itu, kepada para siswa baik negeri maupun swasta, agar menjalani vaksinasi. Diketahui, pemerintah saat ini gencar melakukan percepatan vaksinasi, termasuk di kalangan siswa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga telah mendorong para pelajar menjalani vaksinasi. Mengingat, hal itu sebagai bentuk percepatan vaksinasi.

Baca Juga  Bupati Batang Tinjau Pabrik Pakan Ternak

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah I meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, Sunarto, mengatakan, hingga saat ini tercatat sudah ada siswa yang sudah divaksin.

Dari catatannya, jumlah siswa yang sudah divaksin di Kota Semarang yaitu SMAN 1 sebanyak 776 orang, SMAN 2 (975 orang),  SMAN 3 (1.110 orang), SMAN 4 (985 orang),  SMAN 5 (979 orang), SMAN 9 (807 orang), SMAN 12 (723 orang), dan SMA Sint Louis (167 orang).

Baca Juga  Bupati Ajak Masyarakat Ciamis Sukseskan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

“Untuk Kabupaten Semarang belum ada yang divaksin,” kata Sunarto dikonfirmasi via telepon.

Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Seperti, dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.

“Kami masih koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten (Semarang) dan  DKK Kabupaten (Semarang),” tuturnya. (*/cr1)

Sumber: aceh.siberindo.co

News Feed