oleh

Dinperinaker Temanggung Latih 112 Orang untuk Persiapan Tenaga Kerja

TEMANGGUNG – Sebanyak 112 orang mengikuti pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) angkatan ketiga yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Temanggung. Mereka terbagi dalam tujuh paket pelatihan berbasis kompetensi, masing-masing 16 orang peserta.

“Pada angkatan ketiga ini diikuti oleh 112 orang, dengan pelatihan dimulai Senin, 13 September 2021 hingga 30 hari ke depan,” kata Kepala Dinperinaker Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, Senin (13/9/2021).

Ia menambahkan, para peserta terbagi dalam tujuh kejuruan atau pelatihan yang berbeda, yaitu menjahit pakaian wanita dewasa, pembuatan roti dan kue, desain grafis, drafter (juru gambar arsitektur), otomotif sepeda motor, tata kecantikan kulit dan rambut, serta Bahasa Inggris.

Baca Juga  Pembangunan Tugu Roda Terbang Sudah Terencana dengan Baik

“Masing-masing kejuruan dalam satu kelas akan diisi oleh 16 peserta,” imbuhnya.

Agus menerangkan, selama 2021 ini, Dinperinaker telah membuka tiga angkatan pelatihan kerja berbasis kompetensi. Dua angkatan sebelumnya bersumber dari anggaran APBN, sedangkan angkatan ketiga ini anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Temanggung.

“Angkatan satu dan dua ada dua kelas, sedangkan angkatan ketiga ini ada tujuh kelas,’’ terangnya.

Baca Juga  Penerapan UU ITE: Ketua Umum SMSI Firdaus Dukung Kapolri Utamakan Langkah Damai

Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan keterampilan sesuai minat dan bakat peserta untuk mengembangkan potensi diri. Selain itu juga menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai, mempunyai keterampilan dan menciptakan wirausaha.

“Kita bersyukur, lulusan angkatan kedua, khususnya yang menjahit, sudah kita salurkan ke beberapa perusahaan apparel dan garmen juga,” ungkapnya.

Baca Juga  Pujian Bunda Risma Buat Suasana Gembira Pengurus SMSI

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Aisiah Tialia (21) warga Parakan, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan menjahit di BLK. Pada pelatihan tersebut diajarkan dasar-dasar menjahit dan cara menjahit beberapa jenis pakaian, yang sebelumnya belum pahami.

“Harapannya bisa lancar dalam menjahit, dan bisa mengembangkan apa yang telah dipelajari di sini,” pungkasnya. (*/cr1)

Sumber: jatengprov.go.id

News Feed